DPRD Batam Perkuat Sinergi Antarinstansi dan Dukung Pembangunan Inklusif

DPRD Batam terus membangun kerja sama lintas lembaga, dari Kejaksaan hingga sektor maritim dan keselamatan pelayaran. Dalam waktu bersamaan, DPRD juga mulai membahas Ranperda Kota Ramah Anak, sebagai langkah konkret menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


Batamramah.com, DPRD Batam memperkuat sinergi antarinstansi sebagai bagian dari komitmen membangun kota yang maju, aman, dan inklusif. Dalam sepekan terakhir, serangkaian pertemuan penting dan agenda strategis mewarnai aktivitas lembaga legislatif ini. Mulai dari menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Negeri Batam, menghadiri pameran maritim berskala nasional, hingga mendukung keselamatan pelayaran rakyat dan memulai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kota Ramah Anak.

Silaturahmi Hangat: DPRD dan Kejaksaan Satu Suara Bangun Batam

Suasana hangat mengiringi pertemuan antara pimpinan DPRD Kota Batam dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, I Wayan Wiradharma SH., MH., Rabu (6/8/2025). Kunjungan silaturahmi ini berlangsung di ruang kerja Ketua DPRD Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, yang didampingi Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua II Budi Mardiyanto.

Dalam pertemuan tersebut, Kamaluddin memperkenalkan struktur keanggotaan DPRD masa bakti 2024–2029, yang terdiri dari 50 anggota, delapan fraksi, dan empat komisi. Ia menegaskan pentingnya membangun sinergi yang kuat dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan kesinambungan pembangunan dan menciptakan suasana kondusif di Batam.

Sebagai pejabat baru di Batam, Kajari I Wayan Wiradharma menyambut baik dukungan DPRD. Ia menyampaikan tekad untuk menjalin kerja sama dengan seluruh elemen Forkopimda, demi mendukung kemajuan Kota Batam yang berdaya saing.

Dukung Industri Strategis, DPRD Hadir di IMOX ke-8

Masih di hari yang sama, Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menghadiri pembukaan The 8th Indonesia Maritime Expo (IMOX) di Hotel Radisson. Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, secara resmi membuka pameran yang mempertemukan para pelaku industri shipyard, perkapalan, dan teknologi maritim dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Kamaluddin menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan pelaksanaan IMOX yang rutin digelar di Batam. Menurutnya, ajang ini memperkuat peran Batam sebagai episentrum industri maritim nasional.

“DPRD akan terus mendukung iklim usaha yang kondusif, termasuk melalui penyusunan regulasi yang berpihak pada pertumbuhan sektor maritim,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa penguatan infrastruktur, kemudahan investasi, dan inovasi kebijakan menjadi kunci untuk menjaga daya saing sektor ini, baik di pasar domestik maupun internasional.

Keselamatan Pelayaran: Legislator NasDem Dukung Life Jacket Station

Pada hari yang sama, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kota Batam, Rival Pribadi SH, hadir dalam peresmian life jacket station di Pelabuhan Boat Pancung, Sekupang. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap keselamatan transportasi laut antarpulau yang digunakan warga pesisir setiap hari.

Acara tersebut dihadiri pula oleh Anggota Komisi II DPRD Yefri, Kepala KSOP Khusus Batam, serta perwakilan Pemko dan pengemudi boat pancung yang tergabung dalam PPMS.

Dalam sambutannya, Rival mengapresiasi langkah KSOP yang menyediakan baju pelampung secara mandiri bagi penumpang. Ia berjanji akan mendorong anggaran untuk memperluas inisiatif ini di pelabuhan lain.

“Langkah ini sangat nyata manfaatnya bagi masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan hidup pada transportasi laut. DPRD tentu akan mendukung penuh,” ucap Rival yang juga sempat mencoba langsung fasilitas tersebut.

Regulasi Inklusif: Pansus DPRD Bahas Ranperda Kota Ramah Anak

Sehari sebelumnya, Selasa (5/8/2025), Panitia Khusus DPRD Batam memulai pembahasan awal Rancangan Peraturan Daerah tentang Kota Ramah Anak. Ketua Pansus Hj Asnawati Atiq SE MM memimpin rapat yang juga dihadiri Sekretaris Pansus Wirya Burhanuddin dan sejumlah anggota seperti Novelin Fortuna Sinaga dan Ummi Kalsum.

Pansus menghadirkan tim penyusun Ranperda dari Pemko Batam, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta SKPD terkait. Mereka bersama-sama menelaah substansi regulasi yang bertujuan menciptakan lingkungan aman, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Kami ingin regulasi ini benar-benar operasional, berdampak langsung, dan lahir dari kolaborasi lintas sektor,” jelas Asnawati.

Ranperda Kota Ramah Anak ini merupakan bagian dari Program Pembentukan Peraturan Daerah (Promperda) DPRD Tahun 2025. Setelah pembahasan awal, Pansus akan menggelar serangkaian rapat lanjutan dan uji publik untuk menyerap aspirasi masyarakat.

DPRD Batam Bergerak Bersama Warga

Dari ruang rapat legislatif hingga pelabuhan rakyat, DPRD Kota Batam menunjukkan peran aktif dalam menjawab kebutuhan dan tantangan kota. Kolaborasi, dukungan terhadap sektor strategis, dan perhatian terhadap kelompok rentan menjadi pilar kerja DPRD yang berpihak pada masyarakat. Dengan semangat ini, Batam terus bergerak maju sebagai kota yang aman, ramah, dan berdaya saing.

Lebih baru Lebih lama