Batamramah.com, Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) secara resmi memberangkatkan pengiriman barang bantuan kemanusiaan yang dihimpun dari masyarakat untuk korban bencana banjir di Sumatera. Sebanyak 15 kontainer (TEUs) diangkut menggunakan KM Kelud yang berlayar pada Jumat (12/12/2025) dengan nilai biaya angkut yang dibebaskan mencapai Rp361,8 juta.
Kegiatan pelepasan di Jakarta ini dihadiri oleh Direktur Utama PELNI Tri Andayani, didampingi jajaran Direksi dan pimpinan cabang.
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, menyampaikan apresiasi atas tingginya rasa kepedulian masyarakat. “Kami memanfaatkan armada dan rute regular ke Sumatera Utara via Belawan untuk mengangkut barang bantuan ini. Tingginya rasa peduli masyarakat menunjukkan solidaritas nasional untuk meringankan beban korban bencana Sumatera,” ujar Anda.
Total Bantuan Mencapai 47 Kontainer dan Nilai Rp1,4 Miliar
Tri Andayani menambahkan, pembebasan biaya angkut barang bantuan dengan kapal PELNI menuju Sumatera Utara masih berlangsung hingga 18 Desember 2025. Hingga saat ini, sudah terkumpul total 32 kontainer tambahan yang akan dikirim pada pelayaran berikutnya.
Pengiriman kloter kedua akan dilaksanakan berturut-turut menggunakan:
- KM Nggapulu pada 13 Desember.
- KM Kelud pada 18 Desember.
Jika ditotal dengan 32 kontainer di kloter selanjutnya, nilai biaya angkut yang dibebaskan oleh PELNI mencapai Rp1,4 miliar.
Barang bantuan untuk kloter pertama berasal dari Tegal, Surabaya, dan Jakarta, berupa pakaian, makanan, pampers, sembako, dan perlengkapan ibadah.
Dukungan Logistik dari Batam dan Jaminan Keamanan
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI, Kokok Susanto, memastikan seluruh proses logistik berjalan lancar dan aman hingga tiba di tujuan, di mana selanjutnya akan disalurkan melalui BPBD Sumatera Utara.
Secara terpisah, Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, mengonfirmasi bahwa bantuan logistik juga dihimpun dari masyarakat, instansi, dan perusahaan di Batam. Saat KM Kelud transit di Batam pada Minggu pagi, 14 Desember 2025, direncanakan akan dimuat 2 kontainer tambahan untuk dikirim ke Belawan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak di Batam yang telah mendukung kegiatan sosial ini, yang merupakan wujud kepedulian sesama saudara kita yang terkena musibah di Sumatera,” tambah Edwin Kurniansyah.
Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI berkomitmen menjadi mitra andal dalam setiap upaya kemanusiaan dan pemulihan bencana, memanfaatkan armada kapal dan jaringan logistik yang terintegrasi untuk menjangkau wilayah terdampak.

