Batamramah.com, BATAM — Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.O.G., Subsp. F.E.R., resmi melantik dr. Dino Gagah Prihadianto, Sp.O.G., M.Kes. sebagai Ketua POGI Cabang Kepulauan Riau (Kepri) masa bakti 2025–2028. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Wyndham Hotel, Batam, pada Selasa (17/2/2026).
Dalam sambutannya, dr. Dino Gagah Prihadianto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi profesi spesialis kebidanan dan kandungan di wilayah Kepri. Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan pelayanan profesional yang bermutu tinggi dan senantiasa berfokus pada keselamatan pasien,” ujar dr. Dino.
Pelantikan ini juga menjadi ajang penguatan peran dokter spesialis dalam menjawab tantangan kesehatan nasional. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmardjadi, menekankan bahwa peran anggota POGI sangat krusial dalam menjamin keselamatan ibu dan bayi, mulai dari masa kehamilan hingga pascapersalinan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum POGI, Prof. Budi Wiweko, mengingatkan bahwa angka kematian ibu di Indonesia masih menjadi tantangan besar. Ia menegaskan bahwa tugas utama POGI bukan hanya meningkatkan kompetensi anggota, tetapi juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan reproduksi.
“Angka kematian ibu di Indonesia masih cukup tinggi. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama bagi kita semua untuk menjaga standar kualitas dan etika pelayanan,” tegas Prof. Budi.
Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kepri, dr. Yanuarman, Sp.O.G., Subsp. K.F.M., memberikan pesan kuat mengenai aspek legal dan profesionalisme dalam praktik medis. Beliau mengingatkan para dokter untuk selalu patuh pada Standar Operasional Prosedur (SOP) demi menghindari sengketa medis.
“Prinsipnya sederhana: tulis yang dikerjakan, dan kerjakan yang tertulis,” pesan dr. Yanuarman.
Ia juga mengungkapkan fenomena menarik di mana Batam kini mulai menjadi destinasi medis bagi warga negara tetangga, khususnya untuk layanan ultrasonografi (USG). Menurutnya, hal ini membuktikan kualitas dokter di Indonesia mampu bersaing secara global dengan harga yang lebih kompetitif.
Melalui kepengurusan baru ini, POGI Kepri diharapkan terus menjadi rumah besar yang mampu melindungi anggota sekaligus memperjuangkan hak-hak dokter spesialis dalam menjalankan tugas pengabdiannya di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
