Pertumbuhan Perbankan Syariah Kepri Lampaui Nasional, OJK Ingatkan Ibu Rumah Tangga Waspada Pinjol Ilegal



Batamramah.com, BATAM — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah melalui pemberdayaan perempuan lewat program SICANTIKS (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah). Kegiatan ini digelar bersama TP-PKK Kota Batam dan IIPOJK di Aula Engku Putri, Batam Centre, Rabu (11/3/2026).

Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis sebagai "Menteri Keuangan" rumah tangga yang harus membentengi keluarga dari ancaman investasi dan pinjol ilegal, terutama menjelang Lebaran.




"Ibu yang cerdas secara finansial adalah benteng pertama keluarga. Pemahaman terhadap produk keuangan legal menjadi kunci agar anggaran rumah tangga tidak terjebak praktik merugikan hanya demi kebutuhan konsumtif sesaat," ujar Sinar di hadapan 130 peserta yang hadir.

Selain edukasi, OJK mencatat kinerja perbankan syariah di Kepri menunjukkan pertumbuhan impresif. Pembiayaan syariah tumbuh 12,13 persen (yoy), melampaui angka nasional yang sebesar 9,66 persen. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat tajam 15,19 persen (yoy) dengan risiko pembiayaan (NPF) yang tetap terjaga rendah di level 1,35 persen.

Meski kinerja positif, OJK meminta masyarakat tetap waspada. Hingga Desember 2025, terdapat 280 laporan terkait pinjol ilegal di Kepri. Masyarakat juga diingatkan bahwa produk seperti Tabungan Emas belum dijamin oleh LPS, sehingga pemahaman risiko sangat diperlukan sebelum bertransaksi.
Lebih baru Lebih lama