Sebelum ke Palestina, Kapal RS KRI dr Radjiman Wedyodiningrat Singgah di Batam



Batamramah.com, Batam - Kapal rumah sakit TNI KRI dr Radjiman Wedyoningrat-992 merupakan kapal Bantuan Rumah Sakit TNI Angkatan Laut yang saat ini singgah di pelabuhan Batu Ampar, Batam, sebelum melaksanakan tugas kemanusiaan di Gaza, Palestina, Minggu (21/01/2024).


Kapal KRI dr Radjiman Wedyoningrat-992

yang membawa misi perdamaian sebelumnya berangkat dari di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, pada Kamis (18/1/2024) lalu.


"Kami TNI Angkatan Laut, setelah dilepas oleh Menteri Pertahanan (Prabowo Subianto) di tanggal 18 Januari 2024 jam 8 pagi secara resmi kami diberangkatkan dari dermaga Kolinlamil Jakarta,"jelas Dansatag Laksamana Pertama TNI Sumarji Bimoaji didampingi KRI RJW 992 Kolonel laut (P) Bayu Dwi Wicaksono.


" Kemudian kami bergerak, tanggal 20 Januari kemarin, kami bersandar di Batam," sambung Sumarji kepada awak media.


Lanjut Sumarji, pelayaran KRI dr Radjiman Wedyoningrat-992, menempuh rute dari Jakarta - Batam- Belawan - Al Arisi - Jeddah - Batam dan kembali lagi ke Jakarta. Total waktu dari pelayaran ini hingga kembali ke Tanah Air ditargetkan akan mencapai waktu sekitar 57 hari perjalanan. 


"Kemudian di tanggal 24 Januari KRI dr Radjiman Wedyoningrat-992, akan bertolak menuju Belawan (Medan). Kemudian melanjutkan perjalanan menuju Al Arisi, Mesir, untuk melaksanakan penurunan bantuan kemanusiaan untuk Palestina," ungkap Sumarji.


Adapun bantuan kemanusiaan yang diberikan berupa bahan makanan, selimut, pakaian, perlengkapan bayi, pakaian wanita, susu, tenda lapangan, perlengkapan kebersihan, air mineral, perlengkapan ibadah, dan lain sebagainya. Ia berharap, bantuan yang disalurkan berjalan lancar aman hingga sampai tujuan. 


Dimana total yang kami angkut saat ini adalah sejumlah 242,6 ton. Bantuan kemanusiaan yang terdiri dari pakaian orang dewasa maupun anak-anak termasuk bahan makanan, obat-obatan minuman. 


" Yang kami terima dari berbagai pihak dari Kementerian Pertahanan dari TNI khususnya TNI AL dan Jalasenastri, Baznas dari rekan-rekan artis dan dari berbagai organisasi kemasyarakatan yang ada di indonesia," jelas Sumarji.


KRI dr Radjiman Wedyoningrat-992, akan menjalankan misi kemanusian untuk pertama kali ke luar negeri. Kapal yang masih berusia 1 tahun lebih ini memiliki kelengkapan medical equipment setara RS tipe C dan RSUD. 


Kapal ini memiliki ruang UGD, ICU dan HCU, ruang rawat inap, ruang isolasi, ruang radiologi (meliputi CT SCAN, C-Arms, rontgen, panoramic), USG 4D, ruang bersalin dan ruang bayi, klinik/poli, laboratorium, blood bank, dan sejumlah ruang operasi.


Kapal RS ini mampu mengakomodir  jenis operasi medis di antaranya, bedah saraf, bedah tulang, angkat kandungan, operasi caesar, operasi tiroid, operasi mata, operasi katarak hingga operasi mulut/bibir sumbing.


"Kita ada dua kapal ambulan yang bisa mengangkut masing-masing 10 orang. dan juga di kapal ini bisa on board 3 helikopter. Dimana salah satu helikopter ini dapat dimasukkan ke dalam sanggar heli jadi dua berada di deck luar satu masuk ke dalam anggar heli," jelas Sumaraji.


Selain itu, katanya, KRI d. Radjiman Wedyodiningrat -992 juga memilki decontamination room dan isolation room dikhususkan untuk tindakan medis penyakit menular yang memiliki sistem sirkulasi udara khusus, tidak tersirkulasi dengan kompartemen umum lain di kapal sehingga sterilitas ruangan tetap terjaga lebih lanjut kapal ini juga memiliki kemampuan memproduksi oksigen medis untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit.


"Selama misi ini juga kami dilengkapi dengan satu rigid kemudian kapal ini sebagai kapal bantuan rumah sakit yang tergabung di satuan kapal bantu armada. Kapal rumah sakit ini juga sekelas dengan rumah sakit tipe C. d

Dimana dilengkapi dengan fasilitas ada UGD kemudian ada X-Ray. Kemudian USG Radiografi kemudian ruang operasi ruang perawatan, dan ICU," terangnya.


KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (992)  sebuah kapal Bantu Rumah Sakit milik TNI Angkatan Laut Indonesia yang dibangun di galangan kapal PT. PAL Indonesia. Dengan panjang 124 m, diluncurkan 15 Agustus 2022, dengan sisi terlebar 22 m. Dengan berat benaman 7.290 t atau 7.170 ton panjang dan kecepatan 18 knot atau 33 km/h; 21 mph. 


"Kami mohon untuk lapisan masyarakat agar kami selama menjalankan pelayaran bisa kembali ke Indonesia dengan selamatan diberikan kesukseskan dan kelancaran. Sekali lagi ini amanah dari bangsa Indonesia terutama Presiden Indonesia (Joko Widodo) untuk mengirim bantuan ke Palestina," tuturnya.

Lebih baru Lebih lama