Inflasi Kepri 2025 Capai 3,47 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Aman

 


Inflasi Kepri 2025 secara tahunan mencapai 3,47 persen, namun Bank Indonesia memastikan angka tersebut masih berada dalam rentang sasaran pengendalian inflasi.

Data Inflasi Desember 2025

Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, Ardhienus, menyampaikan bahwa inflasi Kepri pada Desember 2025 tercatat 1,14 persen (mtm), meningkat dibandingkan November 2025 sebesar 0,23 persen (mtm).

Inflasi Terjadi di Batam, Tanjungpinang, dan Karimun

Inflasi tercatat di seluruh wilayah IHK Kepri. Kota Batam mencatat inflasi 1,14 persen (mtm), Tanjungpinang 1,28 persen (mtm), dan Karimun 0,92 persen (mtm).

Secara tahunan, inflasi masing-masing daerah berada di kisaran 2,72 persen hingga 3,68 persen.

Pangan Jadi Penyumbang Terbesar

Bank Indonesia mencatat kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama inflasi dengan andil 0,85 persen. Kenaikan harga cabai dan daging ayam ras terjadi akibat gangguan pasokan dari daerah produsen dan meningkatnya permintaan menjelang Nataru.

Upaya Pengendalian Inflasi

Ardhienus menyebut stabilitas inflasi sepanjang 2025 terjaga berkat sinergi TPID dan implementasi GNPIP melalui strategi 4K. Bank Indonesia dan pemerintah daerah menggelar operasi pasar, pasar murah, serta edukasi inflasi kepada masyarakat.***

Lebih baru Lebih lama