Keberangkatan tim ERB Kepri 2026
dari Pelabuhan Bintang 99 Persada, Kota Batam secara resmi ditandai dengan
seremonial pelepasan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan
Riau, Rony Widijarto P. bersama Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan
Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau , Andri Rizal , S.E. , M.M., dan Wakil
Komandan Kodaeral IV Batam, Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han
, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau.
Pemilihan Batam sebagai lokasi pelaksanaan ERB ke-10 dilatarbelakangi oleh kekuatan
simbolik dan strategis. Kepri juga memiliki keterkaitan erat dengan Rupiah
karena di tahun 1963 -1964 memiliki mata uang khusus yang dikenal dengan
Kepulauan Riau Rupiah (KRRp). Di samping itu, s ecara geografis Kepri
berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia sehingga menjadi
tantangan tersendiri untuk dapat menjaga eksistensi dan kedaulatan Rupiah di
daerah 3T.
ERB tahun 2026 merupakan program
rutin dari Bank Indonesia sesuai amanat UU No.7 tahun 2011 tentang Mata Uang
untuk melakukan pengelolaan uang Rupiah. Dalam pengelolaan uang Rupiah yang di
dalamnya termasuk pengedaran uang, Bank Indonesia memiliki misi untuk
menyediakan uang Rupiah di seluruh wilayah NKRI dalam jumlah yang cukup, dengan
jenis pecahan yang sesuai kebutuhan masyarakat serta dalam kondisi berkualitas
dan layak edar. Pelaksanaan amanat UU dan misi tersebut bukanlah tugas yang
mudah mengingat kondisi geografis NKRI sebagai salah satu negara kepulauan
terbesar di dunia. Untuk menjangkau pulau - pulau di wilayah 3T, BI bekerja
sama dengan TNI AL yang memiliki armada dan keg iatan operasi memadai sebagai
garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI. Sinergi strategis antara BI dan
TNI AL tersebut telah terjalin sejak tahun 2012 dan hingga tahun 202 5 telah
dilaksanakan 150 kali kegiatan kas keliling 3T di 766 pulau. Pada tahun 202 6
ini, kegiatan kas keliling 3T akan diselenggarakan di 1 9 provinsi dengan
cakupan target sebanyak 9 7 pulau.
Di samping kegiatan kas keliling,
rangkaian kegiatan ERB Kepri 2026 juga turut mencakup kegiatan edukasi Cinta,
Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman
mengenai ciri -ciri keaslian Uang Rupiah dan bagaimana cara merawatnya.
Bersinergi dengan TNI AL, turut diberikan edukasi bela negara sebagai upaya menjaga
keutuhan NKRI. Selain itu, s ebagai wujud dedikasi Bank Indonesia untuk negeri
juga dilakukan penyaluran bantuan sembako oleh Ikatan Pegawai Bank Indonesia
(IPEBI) kepada masyarakat di pulau 3T Kepri tersebut. Ke depan, Bank Indonesia
akan terus memperluas jangkauan pelayanan kas dan memperkuat literasi
masyarakat tentang Rupiah melalui sinergi yang inklusif dan berkelanjutan
dengan berbagai pihak guna mewujudkan clean money policy , yakni kebijakan
untuk memastikan ketersediaan Rupiah layak edar di masyarakat dengan menarik
kembali uang tidak layak edar , termasuk di wilayah 3T . Upaya ini merupakan
bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun Indonesia Maju, dari kota hingga ke
pelosok negeri .

