BATAM – Teknik menikung motor harus disesuaikan dengan kecepatan dan kondisi jalan. Sebab, posisi tubuh yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan, terutama saat pengendara menghadapi tikungan dengan karakter berbeda.
Safety Riding Instructor Main Dealer Capella Honda Kepri, Christofer Valentino, mengatakan pengendara tidak bisa menggunakan satu posisi tubuh untuk semua kondisi. Kecepatan, permukaan jalan, radius tikungan, hingga situasi lalu lintas harus menjadi pertimbangan.
“Ketika menikung pada kecepatan tertentu, sepeda motor mendapat pengaruh gaya sentrifugal. Kondisi itu membuat kendaraan cenderung bergerak keluar dari arah tikungan,” kata Christofer.
Karena itu, pengendara perlu menyesuaikan posisi tubuh dengan kemiringan motor. Tujuannya agar motor tetap seimbang dan mengikuti arah tikungan.
Kenali Lean In dan Lean Out
Pada kecepatan yang lebih tinggi dan kondisi yang memungkinkan, pengendara dapat menerapkan Lean In The Bike. Teknik ini membuat posisi tubuh lebih condong ke arah dalam tikungan dibandingkan kemiringan motor.
Sebaliknya, Lean Out The Bike menempatkan tubuh cenderung berlawanan dengan arah tikungan. Teknik ini lebih relevan saat pengendara melakukan manuver pada kecepatan sangat rendah.
Christofer menjelaskan, kondisi tersebut biasanya terjadi ketika motor bergerak sekitar 5 kilometer per jam atau lebih rendah.
“Pada kecepatan sangat rendah, pengaruh putaran roda terhadap kestabilan kendaraan menjadi lebih kecil. Motor menjadi lebih sulit menjaga keseimbangan sehingga posisi tubuh dapat membantu mempertahankan kendaraan agar tidak mudah tumbang,” ujarnya.
Namun, pengendara tidak boleh menerapkan teknik Lean Out secara sembarangan. Kondisi jalan, kecepatan, radius tikungan, dan lalu lintas tetap harus menjadi pertimbangan.
Jangan Terlambat Kurangi Kecepatan
Selain posisi tubuh, pengendara juga perlu mengatur kecepatan sebelum memasuki tikungan. Hindari mengerem atau melakukan manuver secara mendadak ketika motor sudah berada di tengah tikungan.
Pengendara juga perlu mengarahkan pandangan ke jalur yang dituju. Jangan terus terpaku pada bagian jalan yang berada tepat di depan roda.
Dengan melihat arah tujuan, pengendara dapat membaca jalur tikungan sekaligus mempersiapkan manuver dengan lebih baik.
Jangan Asal Meniru Teknik di Jalan
Christofer mengingatkan pengendara agar tidak sekadar meniru teknik yang mereka lihat di jalan maupun media sosial. Sebab, setiap teknik memiliki kondisi penerapan yang berbeda.
Pengendara perlu memahami dasar-dasar keselamatan dan berlatih di tempat yang aman sebelum menerapkannya dalam kondisi lalu lintas.
Sales Manager Main Dealer Capella Honda Kepri, Duri Yanto, mengatakan kemampuan mengendalikan motor juga menjadi bagian penting dari keselamatan.
“Keselamatan berkendara tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perlengkapan keselamatan, tetapi juga bagaimana pengendara memahami dan menerapkan teknik berkendara dengan tepat,” katanya.
Karena itu, pengendara perlu terus meningkatkan pemahaman dan keterampilan berkendara. Sebab, teknik yang tepat bukan hanya membuat manuver lebih nyaman, tetapi juga membantu mengurangi risiko kehilangan kendali saat menghadapi tikungan.(bos)
