Batamramah.com, Batam – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam secara agresif mempercepat adopsi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui program layanan jemput bola bertajuk “Safari Pelayanan”. Program ini menargetkan seluruh warga, termasuk orang tua dan pelajar SD hingga SMP, untuk beralih ke identitas digital yang diklaim lebih aman, lengkap, dan praktis.
Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, menegaskan bahwa IKD bukan sekadar inovasi, melainkan standar baru keamanan data kependudukan.
“Kita naik kelas dari e-KTP ke IKD. Data lebih terlindungi, lebih lengkap, dan masyarakat tidak lagi repot membawa berkas fisik,” ujar Adisthy kepada wartawan, Rabu (10/11/2025).
IKD Jadi Solusi Data Sekolah dan Keamanan
Adisthy menjelaskan, salah satu keunggulan IKD adalah kepraktisannya dalam administrasi yang menuntut ketepatan data NIK, KK, dan identitas orang tua, terutama di lingkungan sekolah.
“Anak SD atau SMP cukup tunjukkan ponsel orang tua. Semua data ada dan aman. IKD memastikan semua dokumen tersimpan dalam satu aplikasi sehingga tidak perlu lagi membawa fotokopi KTP atau KK yang rawan tercecer,” tegasnya.
Untuk memperluas sosialisasi, Disdukcapil menggandeng Komisi I DPRD Batam. Adisthy menyebut komitmennya untuk bekerja cepat sesuai arahan pimpinan daerah, “Pesan Pak Wali dan Bu Wakil jelas: sat-set. Pelayanan harus cepat dan mudah.”
Target dan Integrasi Layanan Digital
Saat ini, penggunaan IKD di Batam baru mencapai 5–7 persen dari total target. Disdukcapil menunggu aturan teknis dari Kemendagri serta pembahasan Pansus Perda yang akan mengatur perubahan alur layanan, termasuk integrasi dengan sistem pelayanan digital daerah seperti aplikasi LAKSE.
“Ke depan pelayanan makin terpusat. Warga tidak perlu lagi bawa map atau berkas fisik. Cukup buka aplikasi. Semua layanan mengarah ke digital,” jelasnya, seraya mengimbau warga segera beralih karena IKD lebih aman dan langsung terhubung ke sistem.
Program "Safari Pelayanan" ini mendapat respons positif dari warga. Hibi, salah seorang warga Batu Aji, menilai langkah ini sangat bagus, terutama untuk memudahkan layanan sekolah dan administrasi yang membutuhkan data cepat.
