Batamramah.com, Karimun - Aksi sigap ditunjukkan jajaran TNI Angkatan Laut Lanal Tanjung Balai Karimun (TBK) dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Melalui unsur Patkamla Dolphin, TNI AL berhasil mengevakuasi tiga dari empat penumpang speedboat jenis Selodang yang tenggelam akibat cuaca buruk di perairan Tanjung Rambut, Kabupaten Karimun, Kamis (8/1/2026).
Komandan Lanal TBK menyampaikan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata kesiapsiagaan TNI AL di bawah komando Kodamar IV (dahulu Lantamal IV) dalam menjaga keselamatan di wilayah perairan Kepulauan Riau.
Insiden bermula saat speedboat bermesin Suzuki 200 PK yang membawa empat orang tersebut berangkat memancing dari Pintu Air Kolong menuju Perairan Selat Gelam pada Rabu malam. Sekitar pukul 01.00 WIB, cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut.
Saat berupaya menepi, mesin kapal tiba-tiba mati hingga akhirnya dihantam ombak besar dan terbalik. Keempat penumpang terjatuh ke laut dan berusaha bertahan hidup selama berjam-jam dengan hanya berpegangan pada jerigen plastik.
Menerima laporan dari masyarakat, Patkamla Dolphin Lanal TBK bersama Satpolairud Polres Karimun langsung menyisir perairan Tanjung Rambut hingga Pulau Pandan. Upaya pencarian membuahkan hasil saat KM Sempurna menemukan tiga korban dalam keadaan selamat di perairan Pulau Pandan.
Ketiga korban selamat tersebut adalah:
- Misran (45)
- Reski Febrian (19)
- Supriyanto (25)
Ketiganya langsung dievakuasi ke daratan untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Hingga saat ini, satu korban lainnya atas nama Zainudin (33), yang bertindak sebagai tekong (nakhoda) speedboat, masih belum ditemukan.
"Operasi SAR terus dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Lanal TBK, Satpolairud Polres Karimun, dan Basarnas Kabupaten Karimun. Kami berkomitmen untuk terus mencari hingga seluruh korban ditemukan," tegas pihak Lanal TBK.
TNI AL mengimbau masyarakat nelayan dan pengguna jasa transportasi laut agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem di perairan Kepri guna menghindari kecelakaan serupa.

