![]() |
| Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, bersama warga membersihkan tumpukan sampah yang menggunung di Sagulung. |
Presiden menegaskan bahwa kota-kota di Indonesia harus bersih dari sampah, baliho liar, spanduk yang mengganggu, serta kabel listrik yang semrawut. Menindaklanjuti arahan tersebut, Amsakar bersama Forkopimda menggelar rapat di Command Center Kantor Wali Kota Batam dan menyepakati pembentukan Gerakan Masyarakat Batam ASLI.
Fokus pada Kebersihan dan Ketertiban
Amsakar menjelaskan bahwa ASLI merupakan singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Ia menekankan bahwa gerakan ini melibatkan seluruh elemen masyarakat dan seluruh instansi tanpa terkecuali.
Pemerintah mengerahkan lebih dari 6.000 personel yang tersebar di 12 hingga 13 titik. Mereka membersihkan kantor pemerintahan, sekolah, ruko, hotel, kecamatan, dan kelurahan.
Tim juga menargetkan pembersihan drainase penyebab banjir, normalisasi dam untuk menjaga debit air, serta pengangkutan sampah di berbagai wilayah.
Tidak Ada Lagi Ego Sektoral
Amsakar meminta seluruh instansi meninggalkan ego sektoral dan bekerja sama demi kepentingan Batam. Ia optimistis Batam akan menjadi kota yang lebih aman, bersih, dan indah jika seluruh elemen bergerak bersama.
Setelah pencanangan ini, pemerintah akan menyiapkan aturan lanjutan dan menyosialisasikannya kepada masyarakat.***
