Batamramah.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna terus melakukan langkah strategis untuk memperkuat kondisi fiskal daerah demi menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Salah satu prioritas utamanya adalah penataan keuangan melalui penyelesaian kewajiban utang kepada pihak ketiga yang mencapai ratusan miliar rupiah.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025 pemerintah daerah fokus melunasi beban utang tahun anggaran 2024 sebesar Rp187 miliar yang dipicu oleh kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.
“Sesuai amanat peraturan, kita berkewajiban menyelesaikan utang tersebut. Hingga saat ini, sekitar Rp150 miliar telah lunas terbayar, dan sisa Rp37 miliar akan diselesaikan sepenuhnya pada tahun 2026,” jelas Cen Sui Lan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/3/2026).
Penyelesaian kewajiban ini berdampak pada angka pertumbuhan ekonomi non-migas yang mengalami kontraksi 1,61 persen, terutama di sektor konstruksi akibat berkurangnya belanja modal pemerintah. Namun, secara keseluruhan (termasuk sektor migas), ekonomi Natuna tetap tumbuh signifikan sebesar 10,49 persen menurut data BPS.
Ke depan, Pemkab Natuna berkomitmen mengoptimalkan sektor non-migas, khususnya perikanan yang menyumbang 30 persen PDRB, guna menciptakan struktur ekonomi daerah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
