Merajut Harapan di Wanenggobak: Satgas Yonif 136/TS Awali Pembangunan Kampung dengan Upacara Bendera


Batamramah.com, MULIA, PAPUA TENGAH — Di bawah balutan udara dingin pegunungan Distrik Wanenggobak, sebuah langkah besar menuju masa depan dimulai. Personel Satgas Satuan Organik Kewilayahan RI-PNG Yonif 136/Tuah Sakti berdiri tegak berdampingan dengan masyarakat lokal dalam upacara sakral pengibaran bendera Merah Putih, Senin (2/3/2026).

Upacara ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan penanda dimulainya pembukaan lahan dan pembangunan perkampungan baru—sebuah awal bagi tumbuhnya hunian, ruang ibadah, dan harapan bagi generasi mendatang di tanah Papua.

Komandan Pos (Danpos) Kalisemen, Lettu Inf Aul Aditiya P., menegaskan bahwa kehadiran Satgas di tengah masyarakat adalah wujud nyata komitmen TNI untuk terus berjalan berdampingan dengan rakyat.



“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami. Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk selalu hadir, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi motor pembangunan dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam semangat pengabdian,” ujar Lettu Inf Aul Aditiya.

Sambutan penuh haru dan hangat mengalir dari warga Wanenggobak. Bagi masyarakat setempat, pelaksanaan upacara di lokasi tersebut merupakan simbol restu dan legalitas adat maupun negara bahwa lahan tersebut siap ditanami pembangunan.

Tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa momen ini menjadi tonggak lahirnya impian mereka untuk memiliki perkampungan yang lebih tertata. Di atas tanah ini, doa-doa dipanjatkan agar pembangunan berjalan lancar dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga.

Dengan dimulainya pembukaan lahan ini, Satgas Yonif 136/TS membuktikan bahwa pengabdian di garis perbatasan bukan hanya soal patroli fisik, melainkan tentang membangun peradaban dan merajut Merah Putih di hati setiap warga.
Lebih baru Lebih lama