Batamramah.com, BATAM – PT Bank Sumut resmi bergabung sebagai bank mitra penyalur program Kredit Margin 0 Persen yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Kehadiran Bank Pembangunan Daerah (BPD) asal Sumatera Utara ini diharapkan semakin memperluas jangkauan pembiayaan murah bagi para pelaku usaha mikro di Kota Batam.
Kepastian kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemko Batam dan PT Bank Sumut yang berlangsung di Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Jumat (24/7/2026).
Kepala Divisi Kredit Konsumer PT Bank Sumut, Faisal Panggabean, mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemko Batam atas kepercayaan yang diberikan. Menurutnya, Batam merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang memiliki ekosistem usaha sangat dinamis.
"Atas nama manajemen PT Bank Sumut, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemko Batam. Kerja sama ini merupakan langkah nyata kami dalam memperkuat ekosistem usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah," ujar Faisal.
Faisal menilai, program subsidi bunga atau margin 0 persen ini sangat relevan dengan kebutuhan lapangan. Kerap kali kendala utama pelaku usaha mikro bukan pada kualitas produk atau pasar, melainkan keterbatasan modal untuk melakukan ekspansi.
"Sering kali pelaku usaha memiliki produk yang bagus dan pasar yang menjanjikan, namun terbentur keterbatasan modal. Di sinilah kolaborasi Pemko Batam dan Bank Sumut hadir menjadi jembatan," tegasnya.
Melalui program ini, pelaku UMKM dapat mengakses pinjaman produktif dengan skema yang jauh lebih ringan, proses yang lebih mudah, serta tanpa terbebani biaya margin atau bunga pinjaman.
Langkah ini juga sejalan dengan target Pemko Batam pada tahun 2026 yang membidik fasilitasi bagi 1.850 usaha mikro, pemberdayaan 215 usaha mikro, serta pendampingan bagi 1.500 wirausaha baru melalui pelatihan, legalitas usaha, hingga perluasan akses pasar.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Batam, Salim, menyambut hangat bergabungnya Bank Sumut. Ia menjelaskan bahwa Bank Sumut merupakan BPD kedua sekaligus bank ketiga yang resmi menjadi penyalur program kredit subsidi ini.
"Sampai hari ini sudah ada tiga bank yang bergabung. diawali oleh Bank BTN pada 2025, diikuti Bank Riau Kepri (BRK) Syariah pada Juni 2026, dan hari ini Bank Sumut resmi bergabung," terang Salim.
Salim menambahkan, ketertarikan perbankan untuk berkolaborasi dalam program ini terus meningkat. Sejumlah perbankan daerah lainnya pun mulai mengantre untuk menjalin kerja sama serupa.
"Beberapa bank lain juga sudah mengajukan minat, salah satunya Bank Jatim yang saat ini sedang dalam proses menunggu penandatanganan MoU dan PKS. Harapan kita, makin banyak perbankan yang bergabung agar manfaat pembiayaan murah ini bisa dirasakan makin luas oleh pelaku UMKM di Batam," pungkasnya.

