LUKW UPN Yogyakarta: Verifikasi Jadi Kunci Wartawan Hadapi Banjir Informasi



TANJUNGPINANG — Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UPN "Veteran" Yogyakarta mengingatkan wartawan agar tidak mengabaikan verifikasi di tengah derasnya arus informasi digital.

Direktur LUKW UPN "Veteran" Yogyakarta, Dr. RR Susilastuti Dwi Nugraha Jati, M.Si, menyampaikan hal itu saat pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) KJK Angkatan I 2026 di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (29/8/2026).

Susilastuti mengatakan teknologi dan media sosial membuat masyarakat bisa mendapatkan informasi dengan sangat cepat. Namun, tidak semua informasi tersebut melewati proses jurnalistik.

Karena itu, wartawan profesional harus mampu menunjukkan perbedaan dengan kanal informasi yang tidak menerapkan standar jurnalistik.

"Kata kunci bagi wartawan adalah verifikasi. Jangan sampai kita memunculkan berita tanpa ada verifikasi kepada semua pihak," katanya.

Wartawan sebagai Gatekeeper

Menurut Susilastuti, wartawan memiliki fungsi sebagai gatekeeper atau penjaga pintu informasi.

Fungsi tersebut menjadi semakin penting ketika masyarakat menghadapi banjir informasi dari berbagai platform.

"Di sinilah wartawan hadir untuk menyampaikan berita yang tidak bisa dilakukan oleh media sosial, yaitu menjaga pintu kebenaran, verifikasi dan recheck," ujarnya.

Ia juga mengingatkan wartawan agar tidak ikut memperbesar konflik horizontal.

Pers, kata dia, harus membantu membangun masyarakat yang inklusif dengan menghargai perbedaan. Sikap tersebut semakin penting ketika situasi politik bergerak dinamis.

Independensi Tetap Utama

Selain kompetensi teknis, Susilastuti menekankan pentingnya independensi dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Menurut dia, independensi bukan sekadar bebas dari tekanan. Independensi juga berarti keberanian membela kebenaran dan kepentingan masyarakat.

"Independensi mempunyai makna yang sangat dalam, yaitu membela kebenaran, membela masyarakat dan yang tertindas," katanya.

LUKW UPN "Veteran" Yogyakarta sendiri telah beberapa kali melaksanakan UKW di berbagai daerah di Kepri. Di antaranya Anambas, Batam, Natuna, Lingga, dan Tanjung Balai Karimun.

Dalam UKW KJK Angkatan I 2026, peserta tingkat Muda menjalani 11 materi uji. Sementara peserta tingkat Madya dan Utama masing-masing mengikuti 10 materi uji.

Melalui proses tersebut, kompetensi wartawan diuji secara terukur agar mereka mampu menjalankan tugas jurnalistik sesuai standar profesi dan etika.(lohan) 

Lebih baru Lebih lama