Sukses di UMK Academy Pertamina, Batik Gonggong Batam Rambah Pasar Internasional



Batamramah.com, BATAM – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan untuk naik kelas. Salah satunya Batik Tenun Arios, pelopor Batik Gonggong asal Batam milik Ati Sulastri Aritonang, yang berhasil masuk 20 besar nasional ajang UMK Academy Pertamina.

Apresiasi itu disampaikan Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, saat berkunjung ke Galeri Batik Tenun Arios, Selasa (15/9/2026).

"Batik Tenun Arios bergabung menjadi mitra binaan Pertamina sejak 2024 melalui program UMK Academy. Setelah melalui kurasi ketat oleh para ahli, alhamdulillah usaha ini berhasil masuk 20 besar nasional dari total 1.200 peserta se-Indonesia,"ujar Fahrougi.

Sebagai bagian dari 20 besar, pelaku usaha mendapatkan pelatihan intensif dengan konsep go modern, go digital, go online,hingga go global.

"Pertamina tidak hanya fokus pada kelancaran distribusi energi, tetapi juga berkomitmen mendampingi UMKM potensial. Harapannya, para alumni UMK Academy dapat meningkatkan inovasi, meraih profit lebih tinggi, dan memberikan efek pengganda bagi perekonomian masyarakat Kota Batam,"lanjutnya.


Angkat Motif Biota Laut Kepri

Batik Tenun Arios dikenal karena konsisten mengangkat kekayaan biota laut Kepulauan Riau, khususnya motif gonggong. Ciri khasnya terletak pada dominasi warna biru yang melambangkan wilayah maritim Kepri.

Ati menjelaskan, seluruh proses pembuatan Batik Gonggong menggunakan teknik cap dan tulis murni dengan pewarna indigosol. Untuk bahan, ia menggunakan kain katun jenis Kereta Kencana dan sutra halus.

"Waktu pengerjaan sangat bergantung pada kerumitan motif dan cuaca. Untuk kain katun motif standar butuh 10 hari hingga dua minggu. Motif rumit atau full pattern bisa tiga minggu. Kalau untuk sutra, bisa sampai satu bulan,"jelas Ati.

Produk eksklusif ini dijual mulai Rp1,5 juta hingga Rp10 juta per lembar. Batik karyanya kerap dipesan sebagai cendera mata tingkat nasional.

Tembus Pasar Internasional

Meski menghadapi kendala pengadaan bahan baku dari Jawa dan mahalnya biaya logistik, kualitas Batik Tenun Arios terbukti mampu bersaing hingga ke luar negeri.

Selain aktif mengikuti pameran nasional seperti Karya Kreatif Indonesia binaan Bank Indonesia dan ajang di Jakarta Convention Center, Batik Tenun Arios juga pernah dibawa Pertamina ke Expo Nasional UMK Academy di Malang pada 2024. Pemasarannya sudah menjangkau Singapura, Malaysia, Georgia, hingga Amerika Serikat melalui sistem hand carry.

Melihat potensi strategis Batam yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Ati berharap ada fasilitas pendukung dari BUMN.

"Kami berharap Pertamina dapat menghadirkan Rumah BUMN atau galeri promosi nasional di Kota Batam. Posisi Batam sangat strategis untuk menjangkau pasar Singapura dan Malaysia secara langsung,"harapnya.
Lebih baru Lebih lama