Batamramah.com, BATAM – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam sekaligus membentuk Tim Reaksi Cepat atau Quick Response Naval Command (QRNC) di Markas Komando Satuan Pertahanan Pangkalan (Sathanlan) Kodaeral IV, Batam, Selasa (13/10/2026).
Apel kesiapsiagaan dipimpin langsung oleh Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Laut (Asintel Kasal) Laksamana Muda TNI Andy Kriswanto, S.E., M.M.
Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., Wakil Komandan Kodaeral IV, Inspektur Kodaeral IV, seluruh Pejabat Utama Kodaeral IV, Komandan Satuan Patroli, Komandan Detasemen Intelijen, serta Komandan Divisi Pertahanan Pangkalan Sathanlan Kodaeral IV.
Apel ini merupakan langkah konkret Kodaeral IV dalam memastikan kesiapan personel, material, dan unsur pendukung untuk menghadapi potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya di wilayah kerja Kodaeral IV yang didominasi geografis kepulauan.
Dalam apel tersebut, dilakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel dan perlengkapan pendukung penanggulangan bencana. Hal ini bertujuan memastikan seluruh unsur dapat digerakkan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi saat dibutuhkan untuk membantu masyarakat terdampak.
Pembentukan QRNC Kodaeral IV menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan respons satuan terhadap situasi darurat. Tim ini disiapkan untuk bergerak cepat dalam melaksanakan evakuasi, pertolongan, pengamanan, serta mendukung kebutuhan penanganan awal di lokasi bencana.
Asintel Kasal menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh prajurit serta sinergi dengan instansi terkait dalam setiap upaya penanggulangan bencana.
"Kecepatan bertindak, koordinasi yang solid, serta kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak dan risiko terhadap masyarakat," tegasnya.
Melalui apel kesiapsiagaan dan pembentukan tim reaksi cepat ini, Kodaeral IV menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir dan siap memberikan bantuan kepada masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan bencana secara terpadu.
Kegiatan ini juga merupakan wujud implementasi tugas TNI Angkatan Laut dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.
.jpeg)
.jpeg)
