BatamRamah.com Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Tingkat Kepuasan Publik Kepada Jokowi Cetak Rekor

 


Batamramah.com, Kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meningkat siginifikan. Upaya penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi membuat kepuasan terhadap Jokowi bergerak naik.


"Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Jokowi mencapai rekor sebesar 80,3 persen. Jika berkaca pada gelombang pertama dan kedua lalu, tingkat kepuasan publik berada pada titik terendah tetapi tetap bertahan pada 60 persen atau kurang," kata Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja merilis hasil survei terbarunya, Jumat (17/12/2021). 


Survei dilakukan pada 1-10 Desember 2021 melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Hasil survei juga memotret ketidakpuasan terhadap kepemimpinan Jokowi sebesar 17,2 persen, dan sisanya tidak tahu/tidak jawab 2,5 persen.


Menurut Achmad, publik melihat Jokowi bersungguh-sungguh dalam menangani pandemi dan dampak sosial-ekonominya. Pada saat bersamaan, posisi Indonesia semakin diakui dunia dengan memimpin presidensi G20 pada 2022 dan berlanjut dengan ketua ASEAN pada 2023.


Dua faktor tersebut, kata dia, memberi dampak pada tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi.


"Faktor kepemimpinan Jokowi dalam kancah global memberi dorongan lebih besar lagi pada naiknya tingkat kepuasan publik,” kata Achmad.


Selama ini lanjut Achmad, Jokowi lebih memfokuskan pada kebijakan dalam negeri dengan gencarnya pembangunan infrastruktur. Hadirnya Jokowi dalam KTT G20 dan konferensi perubahan iklim COP26 menunjukkan upaya serius pemerintah untuk diperhitungkan dalam percaturan dunia.


Publik masih akan melihat sejauh mana kiprah Jokowi dalam memimpin presidensi G20, masih dalam situasi pandemi dan ancaman varian-varian baru. Demikian pula dengan meningkatnya ketegangan di tingkat kawasan yang dikhawatirkan mengarah pada perlombaan senjata.


"Pemerintah harus terus mempertahankan pemulihan ekonomi hingga berakhirnya pandemi dan memastikan peran global Indonesia," pungkas Achmad.


(dekk)


sumber: akurat.co

www.BatamRamah.com/