Batamramah.com, Batam - Jajaran Polsek Bengkong berhasil membubarkan puluhan remaja yang ingin melakukan perang sarung. Dua diantaranya turut diamankan ke Mapolsek Bengkong, Rabu (5/4/2023).
Perang sarung mungkin sudah tidak asing terdengar di telinga kita, biasanya dilakukan para remaja dengan menggulung sarung hingga lancip dan dibuat seolah-olah seperti pecutan. Kemudian sarung berbentuk ini dijadikan sebagai senjata oleh para remaja untuk perang.
Kapolsek Bengkong Iptu Muhammad Rizqy Saputra, mengatakan, pararemaja tersebut dibubarkan saat melakukan perang sarung di dekat lapangan voli di kawasan Bengkong Pertiwi, Kota Batam, Kepulauan Riau seitar pukul 21.30 WIB.
Pembubaran tersebut dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat, dan Unit Patroli langsung menuju lokasi.
"Informasi yang kita dapat setelah pelaksaan ibadah shalat tarawih selesai dilakukan. Sampai di lokasi memang didapati para remaja tengah perang sarung. Melihat personil kita datang, mereka langsung berhamburan melarikan diri," ujar Rizqy.
Meski demikian, pihaknya masih berhasil mengamankan 2 remaja beserta dua sepeda motor yang dikendarai, dan langsung dibawa ke Mapolsek Bengkong.
"Dua remaja dan sepeda motornya dibawa menuju Polsek Bengkong. Di dalam jok sepeda motor juga ditemukan bukti sarung yang sudah digulung dan menyerupai cambuk atau pecutan," jelas Rizqy.
Untuk proses lebih lanjut, pihaknya mendata dan memberikan teguran agar tidak lagi mengulangi perbuatan tersebut. Sebab, hal ini dapat mengganggu ketertiban dan membuat warga sekitar resah.
"Kita juga panggil orang tua untuk menjemput mereka. Dan kita beri arahan kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya," ucap Rizqy.
Ia mengimbau masyarakat untuk bisa sama-sama menjaga kamtibmas agar tetap kondusif.
"Sehingga, pelaksaan ibadah yang dilakukan umat muslim bisa dilakukan secara aman dan nyaman," tutur Rizqy.
