Investasi Saham di Kepri Melonjak 255%, OJK Sebut Kesadaran Literasi Keuangan Warga Meningkat



Batamramah.com, BATAM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau mencatat stabilitas sektor jasa keuangan di wilayah ini tetap terjaga kokoh sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 6,94 persen melampaui rata-rata nasional sebesar 5,11 persen menjadi motor utama penguatan industri keuangan daerah.

Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya, mengungkapkan bahwa perbankan di Kepulauan Riau mencatatkan prestasi gemilang dengan menempati peringkat kedua nasional dalam hal pertumbuhan kredit.

"Penyaluran kredit di Kepri mencapai Rp99,55 triliun, melonjak tajam 25,85 persen dibandingkan tahun 2024. Meskipun pertumbuhan kredit sangat ekspansif, risiko tetap terkendali dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang turun ke level 2,34 persen," ujar Sinar dalam acara Media Gathering & Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 di Kantor OJK Kepri, Selasa (3/3/2026).

Sektor Bank Perekonomian Rakyat (BPR/BPRS) di Kepri juga menunjukkan penguatan signifikan. Total aset tercatat naik 17,07 persen menjadi Rp13,88 triliun, dengan penyaluran kredit mencapai Rp10,78 triliun. Menariknya, kualitas kredit BPR di Kepri jauh lebih sehat dibandingkan nasional.

"NPL BPR/BPRS kita hanya 5,12 persen, jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 12,44 persen," tambah Sinar.

Di sisi lain, sektor pasar modal di Kepri mengalami lonjakan luar biasa. Transaksi saham melesat hingga 255,87 persen dengan nilai mencapai Rp7,39 triliun. Sementara itu, asuransi umum tumbuh 27,76 persen, didukung oleh minimnya risiko katastropik di wilayah Kepulauan Riau.



Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, OJK Kepri meluncurkan program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026. Mengangkat tema “Membuka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah”, program ini fokus pada perluasan akses keuangan syariah di Batam, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan.

Program ini mencakup berbagai inisiatif seperti Business Matching, layanan mobil SiMOLEK, serta edukasi syariah yang menyasar pelajar, UMKM, hingga komunitas disabilitas. Sepanjang 2025, OJK juga proaktif melakukan perlindungan konsumen dengan menangani 817 laporan terkait fintech.

Sinar menegaskan bahwa ke depan, OJK akan terus memperkuat kolaborasi melalui TPAKD yang baru saja meraih nominasi terbaik di wilayah Sumatera untuk memastikan akses pembiayaan semakin inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Kepri.
Lebih baru Lebih lama