Batamramah.com, BATAM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam terus memperkuat kontribusinya dalam program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan aksi nyata panen raya sayur kangkung sebanyak 240 kilogram dan penebaran 6.000 ekor benih ikan lele di area sarana asimilasi dan edukasi (SAE), Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di area brandgang Lapas Batam ini dipimpin langsung oleh Kalapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian bidang pertanian.
Implementasi Program Ketahanan Pangan
Kalapas Batam, Yosafat Rizanto, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan langkah konkret jajaran Pemasyarakatan di Batam dalam mendukung Asta Cita Presiden serta Program Aksi Ketahanan Pangan yang dicanangkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Program ini memiliki tujuan ganda. Selain mendukung kedaulatan pangan nasional, ini adalah sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kami membekali mereka dengan keterampilan agribisnis agar siap berdaya guna saat kembali ke masyarakat nanti,” ujar Yosafat.
Pemanfaatan Lahan Produktif
Hasil panen kangkung sebanyak 240 kilogram tersebut nantinya akan didistribusikan melalui pihak ketiga untuk diolah menjadi bahan makanan bagi warga binaan. Sementara itu, penebaran 6.000 benih lele menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan sektor perikanan di lingkungan Lapas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Batam dalam mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif berbasis kerja. Ke depan, pihak Lapas berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan inovasi di sektor pertanian maupun perikanan guna meningkatkan produktivitas hasil pembinaan.

