Lindungi Konsumen, OJK Kepri Gandeng Polda Perkuat Pengawasan Keuangan Digital



Batamramah.com, BATAM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau mempererat kolaborasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau guna menjaga stabilitas sektor jasa keuangan. Langkah strategis ini berfokus pada perlindungan masyarakat dari ancaman kejahatan keuangan digital yang kian kompleks, seperti penipuan daring dan pinjaman harian (pinjol) ilegal.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, bersama Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, di Markas Polda Kepri, Selasa (7/4/2026). Dalam pertemuan tersebut, Kapolda didampingi jajaran pejabat utama, termasuk Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo serta para Direktur Reserse Kriminal.

Stabilitas Keamanan Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Dalam kesempatan tersebut, Sinar Danandjaya mengapresiasi dukungan Polda Kepri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan faktor krusial yang menopang pertumbuhan ekonomi dan sektor jasa keuangan di wilayah Kepulauan Riau.



“Keamanan yang kondusif memberikan dukungan penting bagi penguatan kepercayaan masyarakat. Pada 2025, perekonomian Kepri tumbuh 7,89 persen secara tahunan. Capaian ini selaras dengan pertumbuhan aset bank umum sebesar 13,74 persen dan peningkatan penyaluran kredit yang mencapai 25,85 persen,” ujar Sinar Danandjaya.

Meski kinerja ekonomi menunjukkan tren positif, OJK memperingatkan perlunya kewaspadaan ekstra terhadap praktik keuangan ilegal. Sinergi antara OJK dan kepolisian menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai aktivitas yang merugikan masyarakat tersebut.

OJK juga mengoptimalkan peran Indonesia Anti-Scam Centre di daerah guna mempercepat penanganan laporan serta pemblokiran rekening yang terindikasi terkait tindak pidana. Selain itu, kedua institusi membahas sinkronisasi penanganan melalui Satgas PASTI serta penguatan penindakan terhadap investasi ilegal.

Edukasi Hingga Wilayah Pesisir
Selain penegakan hukum, kolaborasi ini juga menyasar perluasan literasi keuangan. OJK dan Polda Kepri berencana memanfaatkan jaringan kepolisian hingga tingkat kewilayahan untuk menjangkau masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar.

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, menyambut baik penguatan sinergi ini dan menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung pengawasan serta penegakan hukum di sektor jasa keuangan.

“Keamanan sektor keuangan adalah fondasi bagi kepercayaan investor. Polda Kepri siap mendukung OJK dalam menindak setiap praktik yang merugikan masyarakat serta mengganggu integritas sektor jasa keuangan di wilayah ini,” tegas Asep Safrudin.

Melalui penguatan jalur komunikasi baik formal maupun informal, diharapkan tercipta ekosistem keuangan yang sehat, aman, dan tepercaya demi mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kepulauan Riau.
Lebih baru Lebih lama