Batamramah.com, NATUNA – Wilayah perbatasan Laut Natuna Utara kembali menjadi fokus perhatian nasional seiring dengan kedatangan Menteri Koordinator Bidang Politik Dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Kamis (2/7/2026).
Kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau ini dilakukan sebagai langkah krusial pemerintah pusat untuk memperkuat koordinasi sekaligus meninjau langsung aspek pertahanan, keamanan, dan kedaulatan di beranda terdepan Indonesia.
Pesawat khusus Gulfstream IV/SP dengan nomor registrasi PK-TWY yang membawa Menko Polkam beserta rombongan mendarat mulus di Baseops Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Raden Sadjad, Ranai, sekitar pukul 10.35 WIB.
Kedatangan purnawirawan jenderal bintang empat tersebut disambut langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta deretan perwira tinggi TNI dan Polri.
Prosesi penyambutan di apron bandara ini turut dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Pangkoarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, Dankormar Letjen TNI (Mar.) Dr. Endi Supardi, Pangkoarmada I Laksda TNI Haris Bima Bayuseto, dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Dr. Nyanyang Haris Pratamura. Selain itu, tampak pula Danlanud Raden Sadjad Marsma TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan, Ketua DPRD Natuna Rusdi, beserta unsur pimpinan instansi vertikal daerah lainnya.
Kehadiran aktif Bupati Natuna Cen Sui Lan dalam menyambut rombongan kementerian ini mencerminkan komitmen kuat dari Pemerintah Kabupaten Natuna untuk terus mempererat sinergi dengan pemerintah pusat.
Kerja sama bilateral antara pusat dan daerah sangat diperlukan demi menjaga stabilitas politik-keamanan setempat, sekaligus mempercepat realisasi program pembangunan infrastruktur di kawasan pulau terluar tersebut. Setelah prosesi penyambutan selesai, Menko Polkam bersama rombongan transit sejenak di VIP Room Graha Serasan Lanud Raden Sadjad untuk melepas lelah sebelum bertolak menuju agenda utama, yakni sidak ke Markas Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I.
Kunjungan ini dinilai memiliki urgensi yang sangat tinggi mengingat posisi geografis Natuna yang berhadapan langsung dengan dinamika geopolitik Laut Natuna Utara.
Selain berfungsi sebagai tameng utama kedaulatan teritorial negara, Natuna memegang peran vital dalam mendukung ketahanan maritim nasional serta pengembangan potensi ekonomi berbasis kelautan.
Melalui rangkaian kunjungan kerja ini, integrasi strategis antara kementerian, TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Natuna diharapkan semakin solid dalam mewujudkan iklim pertahanan yang kondusif serta mendongkrak taraf kesejahteraan masyarakat perbatasan.
