Batamramah.com, PUNCAK JAYA — Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI-Rakyat kembali dibuktikan di Kampung Kalome, Kabupaten Puncak Jaya. Personel Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 136/TS Pos Kalome bersama masyarakat setempat bahu-membahu mengevakuasi kendaraan warga yang terjebak longsor serta memperbaiki akses Jalan Trans Wamena–Ilu–Mulia, Sabtu (21/2/2026).
Bencana tanah longsor tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Puncak Jaya sejak malam sebelumnya. Akibatnya, material tanah menutup sebagian badan jalan dan menghambat mobilitas warga, termasuk menyebabkan satu unit kendaraan terjebak di lokasi kejadian.
Setelah menerima laporan warga, Komandan Pos (Danpos) Kalome, Lettu Inf Jeril, langsung menginstruksikan 21 personel untuk terjun ke lokasi. Menggunakan peralatan seadanya, prajurit TNI dan warga bekerja keras membersihkan timbunan tanah agar jalan penghubung antar-distrik tersebut dapat segera dilalui kembali.
"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan bantuan tercepat. Fokus utama kami adalah memastikan kendaraan warga berhasil dievakuasi dan akses jalan bisa segera dibuka kembali agar aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat tidak terhenti," ujar Lettu Inf Jeril.
Aksi sigap personel Yonif 136/TS ini mendapat apresiasi mendalam dari warga Kampung Kalome. Tokoh masyarakat setempat berharap kehadiran TNI dapat terus memberikan rasa aman, sembari mengharapkan adanya perbaikan permanen dari pemerintah daerah demi menjamin keamanan pelintasan Jalan Trans Papua tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di jalur Wamena–Ilu–Mulia mulai berangsur normal, meskipun masyarakat diimbau untuk tetap waspada saat melintas di daerah rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem.


